Mengenai Saya
- Evie Susanty(Al Fath)
- cinta damai, menyukai petualangan& tantangan... easy going...
Kamis, 24 Desember 2009
dongeng wanita
Izinkan aku bercerita tentang seorang,dua orang atau bahkan beberapa orang wanita.Wanita yang mungkin bagi kalian tak punya prestasi&prestise atau bahkan bukan artis/tokoh di dunia kalian.Tapi dia begitu berarti dalam hidupku.1. Ibuku.yah...maaf.aku memanggilnya dengan sebutan mama di rumah.sebuah panggilan yang dulu bernilai prestise dibanding sebutan ibu/emak.ah...apalah artinya itu.aku kali ini akan mendongengkannya dengan panggilan ibu.Ibuku tak punya pengetahuan yang luas tentang dunia ini tapi memiliki segudang ilmu untuk "melawan" kerasnya hidup untuk mendidik&membesarkan anak2nya.2."Guru Pendidikan"ku.dia memang wanita yang cukup biasa di mata orang secara prestise.hanya ibu rumah tangga.tapi kiprahnya mngasuh 4 orang anak dengan suami yang sering keluar kota dan aktivitas "sebar"nya yang padat tak lantas melucuti gelar pemaklumannya sebagai ummahat dengan 4 orang anak yang sibuk mengurusi rumah.Dia beda bagiku dengan wanita lainnya.Menerjang sakitnya,tugas rumah tangganya&nekad belajar motor untuk tidak dimaklumi karena statusnya.3.Guru sekolahku.dulu aku tidak pernah menyukai lagu/idiom bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa tapi saat aku mengenal salah seorang ibu guruku,aku akui lagu itu diciptakan hanya untuk beberapa orang saja termasuk beliau.Dia wanita yang meredam gelegar suara lantangku,menyentil kenakalanku bahkan melakoni semua peran yang tak hanya menjadi job desk profesinya.suatu ketika aku pernah berkunjung ke rumahnya saat aku ingin memprotes tentang kelusuhan sekolah kami.Maka,dengan tenang ia menjawab: permasalahan itu terkadang tidak membutuhkan gerutuan tapi pembuktian keras di kemudian hari.tapi,sayang...aku tidak mengambil jurusan fkip untuk membuktikan itu semua.4.Sahabatku.dia wanita biasa kini.meski dulu ia punya segudang prestasi&prestise di kalangannya.ia menjadi tokoh wanita.aku bersahabat dengan mereka para wanita itu bak benalu.menyerap semua kebaikan yang dimilikinya kemudian tak memberikan sesuatu apapun bagi mereka.bahkan,terkadang aku sering bertengkar hebat dengan "dogma"nya.tapi,keberadaan mereka lah yang menjadikan warna fikiranku tentang dunia "beban" ini.yah...keempat wanita itu bahkan bisa kukatakan lebih jumlahnya adalah wanita-wanita yang kemudian menginspirasikan aku,kau dan kita semua untuk memiliki warna dalam menyikapi hidup ini.menjadi wanita biasa tak kan bisa mendapatkan hal yang luar biasa atau wanita luar biasa yang kemudian memperoleh kebiasaan.Penghargaan aku tak punya untuk mereka....tapi aku ingin membeli benih mereka kemudian kutanam&kupupuk di setiap kebun-kebunku.Lahan-lahan itu kan bersemai semua rupa wanita itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar