Mengenai Saya

Foto saya
cinta damai, menyukai petualangan& tantangan... easy going...

Minggu, 09 Mei 2010

wanita inspiratif

Kini aku kembali ingin menceritakan kpada kalian smua.tentang kisah seorang wanita yg beberapa bulan ini slalu menjadi pemadat ruang perenunganku.Tentang seorang wanita biasa yg kmudian justru dg keBIASAannya itu dia menjadi luar biasa di mata&hatiku.
Suatu ketika aku pernah mengeluhkan tentang pekatnya pergaulan para "wanita penggerak" dg para "pria pejuang" yg kini seolah menjadi tren komunikasi gaya baru.Kagetnya aku ktika ia malah mematahkan keluhanku dg sbuah pengakuannya bahwa ia pun dulu pernah terjebak dg kondisi seperti itu.Aku fikir dia adalah wanita yg tak tersentuh "dosa teknologi",memiliki benteng sekokoh baja di hatinya.Lalu,ia melanjutkan pernyataan bahwa ini adalah obat penawar "penyakit" itu.Aku bs katakan efek jera&blajar dr pengalaman namanya.yah...begitulah kira2 ia menyimpulkan.
Lantas,aku pun menelusuri kisahnya yang tak pernah habis.Di saat kini hampir kbanyakan "wanita penggerak" itu membangun kerajaan mimpi tentang masa depan,berkutat pada harapan semu dan picisan maka ia adalah wanita yang memenuhi rongga hatinya dengan cita mulia yang hampir dilupakan o/kaum penggerak itu.Ketika wanita2 seusianya berlomba bermimpi&beretorika di status,notes,komen&lisan tentang sbuah harapan pernikahan&cinta maka ia wanita yang tak memiliki ruang berfikir u/hal itu.
Ketika wanita seusianya memiliki kapasitas kekhawatiran yang besar tentang jodoh&kelajangannya maka ia memiliki kekhawatiran yang besar tentang kemunduran pergerakan ini.Maka disini aku katakan ia bermimpi tentang jodohnya terhadap kemenangan,berkahayal tentang indahnya pergerakan yg bangkit, berharap datangnya kader2 baru yg smkn banyak berkontribusi. Beda skali dg wanita2 penggerak itu. Ia hanya sibuk bermimpi tentang jodohnya terhadap pernikahan, berkahayal ttg indahnya rumah tangga dan berharap datangnya ikhwan.Itulah kenapa ia tampak begitu asing di dalam dunia pergerakannya sendiri.
Dia pernah berkata: nista sekali kita berfikir besar u/sbuah masa dpn kita namun berkarya kerdil u/peradaban kita.Sibuk mengecam pejabat yg tak memikirkan kondisi rakyat,sementara kita pun sibuk sendiri memikirkan cinta&jodoh kita. Apa bedanya kita???
Ketahuilah,dia bukan wanita dari jenis makhluk yang berbeda atau dari planet lain.Dia adalah wanita yang sama rupa dengan wanita kebanyakan memiliki segumpal hati dalam organ tubuhnya.Lantas,kenapa ia wanita yang berbeda fikir,mimpi dan cita dengan para wanita penggerak lainnya??? Ia juga punya mimpi katanya,ia juga punya harap ujarnya.Namun aku tak punya space yang luas untuk itu."Aku tak mengubur asa pribadiku"ujarnya.
Fikiran sampah!!! Katanya.Yah,sampah yang kemudian didaur ulang menjadi ambisi dakwah,kataku.Kedok itu,katanya. Sekali lagi ia menegaskan keberadaannya sbagai wanita biasa: "Aku punya harap pribadi tapi tak punya gunung untuk menyetarakan ketinggian harapku itu,Aku punya mimpi tapi tak punya laut untuk meluaskan mimpi cintaku". Kubilang itu baru manusia.Lantas,apa namanya bagi para wanita penggerak itu yang otak&khayalnya sudah dipenuhi mimpi2 picisan setinggi gunung&harapan picisan seluas samudera??? Liarkah mereka atau wajarkah mereka dalam pergerakan ini??? Tapi mereka nyata pula dalam pernyataan mereka di lisan,status,notes dan komen.
Wanita utuh itu nyata bagiku...dia bergelut denganku beberapa masa belakangan hingga kini.Dalam curahannya untuk pergerakan ini,tanpa menunggangi status wanita penggerak untuk harapan picisannya.
Tulisan ini didedikasikan untuk wanita penggerak&penggiat yang kini aktif mendaki gunung harapan,menyelami luasnya samudera mimpi,menjelajahi bentangan khayal.Sungguh,kita tak pernah bisa menjadi utuh karena mimpi kita yang layak diabadikan dalam serial teenlit remaja.

2 komentar: